Saturday, November 24, 2012

AGENDA PARA "CECERE ZIONIS"

Apa yang ada di pikiran Anda saat menyaksikan berita televisi yang menunjukkan polisi memukuli membabi buta para demonstran Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) yang demo di depan kedubes Amerika memprotes aksi biadab Israel di Gaza baru-baru ini? Dalam satu adegan terlihat jelas seorang polisi memukulkan balok kayu ke kepala seorang demonstran.

Saya bantu Anda untuk melihat dari perspektif lain yang mungkin tidak Anda bayangkan namun sangat boleh jadi hal itulah yang sebenarnya terjadi. Yaitu, polisi dan media massa tengah memberikan pesan kepada warga Indonesia, bahwa siapa saja yang berani melawan, mengkritik, atau mengecam zionisme internasional, akan mendapatkan perlakuan yang keras. Apalagi jika yang berani melawan itu orang Islam (HMI), karena zionis internasional sangat membenci simbol-simbol Islam.

Tujuan pesan itu adalah agar Anda tidak lagi berani menyuarakan aspirasi anti-zionisme sehingga agenda-agenda zionisme tetap bisa berjalan dengan lancar.

Bagi saya pribadi, pesan tersebut di atas mirip dengan pesan yang disampaikan oleh Presiden Amerika Barack Obama ketika bersalaman erat dengan Presiden Myanmar pembantai rakyat muslim Rohingya, sembari menyatakan dukungan pada Israel untuk terus menyerang Gaza. Hanya berkat senjata-senjata yang dikirimkan Iran untuk para pejuang Palestina, Israel akhirnya meminta gencatan senjata dan menerima syarat-syarat yang diminta para pejuang Palestina seperti membuka pintu-pintu perbatasan Gaza.

Di dunia modern ini banyak sekali orang-orang berakhlak rendah yang justru sukses menjadi tokoh besar. Lihat saja Julia Gillard, tokoh lesbian atheis yang menjadi perdana menteri Australia. Elena Kagan, tokoh lesbian yahudi yang menjadi menteri keamanan domestik Amerika. Lagarde, tokoh lesbian yang menjadi pemimpin IMF menggantikan pendahulunya yang ditangkap karena memperkosa, Dominique Strauss Kahn. Atau PM Italia Silvio Barlusconi yang suka mengadakan pesta seks berjudul "Bunga-bunga party". Atau Barack Obama yang tidak pernah bisa menunjukkan surat keterangan kelahiran asli-nya untuk memenuhi syarat konstitusional menjadi Presiden Amerika. Anda membela Barak Obama? Bagaimana dengan ratusan rakyat sipil tak berdosa yang tewas di Afghanistan, Pakistan, Somalia, Libya, Syria dan lain-lain, akibat "kebijakannya"? Atau rakyat muslim di Gaza dan Myanmar?

Semua bisa terjadi karena dunia sudah dikuasi oleh kekuatan yang berhasil memisahkan agama dari dunia dan memisahkan antara urusan pribadi dengan urusan publik. Kekuatan itu adalah apa yang saya sebut sebagai zionisme-dajjalisme dengan "cecere-cecere"-nya.

Kekuatan jahat itu sebenarnya sudah membelit berbagai sendi kehidupan di Indonesia. Mulai dari sistem ekonomi neo-liberalisme hingga kampanye penyebaran kemaksiatan di televisi. Dari penyusupan ajaran Islam dengan Islam liberal hingga hingga penyebaran simbol-simbol zionisme dan paganisme dalam kehidupan masyarakat.

Di sebuah televisi swasta ada satu film sinetron komedi berjudul "Ustadz Fotocopy" yang kini tengah menjadi acara favorit masyarakat. Dalam film tersebut digambarkan tingkah polah masyarakat Islam yang serba konyol, seolah menggambarkan keburukan-keburukan dalam Islam. Yang memprihatinkan adalah adanya seorang tokoh sentral yang selalu mengumbar "asma-asma" Allah demi hal-hal yang buruk, seolah mengejek Tuhan-nya ummat Islam. Dan yang paling mengejutkan adalah salah seorang pemainnya, memiliki tatto di bahunya berbentuk bintang Daud alias lambang negara Israel. Diproduseri oleh seorang non-muslim dan disiarkan oleh televisi yang sebagian sahamnya dimiliki George Soros, wajar kalau kita curiga film tersebut memang tengah berupaya memarginalkan umat Islam. Setidaknya sebuah "ujicoba". Jika umat Islam diam, maka pelecehan terhadap simbol-simbol Islam akan semakin intensif dilakukan.

Dalam pemilu presiden tahun 2014 mendatang sudah pasti akan muncul "cecera zionis" yang akan maju. Kalau ada tokoh "protagonis" yang bisa diusung tentu lebih baik. Namun kalaupun yang ada adalah tokoh "antagonis", yang suka berbohong pada masyarakat dan korupsi, misalnya, juga tidak menjadi soal. Karena toh orang-orang seperti Julia Gillard dan Selvio Barlusconi saja bisa menjadi kepala negara. Karena kalau para zionis internasional sudah menghendaki, segalanya jadi mungkin. Menjadikan seorang antagonis sebagai pemimpin juga bisa menjadi alat baru untuk melemahkan suatu bangsa.

Masyarakat INdonesia harus waspada.

Jangan kaget kalau sebentar lagi blog ini ramai-ramai dituduh sebagai "penyebar kebencian" dan "pemecah belah persatuan". Itu tanda bahwa mereka, para "cecere zionis", tengah bekerja.

Tuesday, November 20, 2012

ANTARA STALINGRAD DAN GAZA

Perang Stalingrad tahun 1942-1943 adalah salah satu peristiwa sejarah yang paling banyak dikenang oleh kalangan militer. Kala itu tentara Jerman dengan kekuatan militernya yang tidak terkalahkan terjebak dalam perang kota yang meletihkan. Akhirnya seluruh kekuatan Tentara ke-6 dan sebagian Tentara Lapis Baja ke-4 Jerman serta satuan-satuan tentara dari negara-negara sekutu Jerman, yaitu Italia, Rumania dan Hongaria yang selama berbulan-bulan mengepung Stalingrad, menyerah kepada tentara Rusia karena kehabisan perbekalan dan setelah upaya penyelamatan heroik yang dilakukan Hitler mengalami kegagalan. Dari lebih dari 300.000 tentara Jerman yang terlibat perang, hanya tinggal 90.000 jiwa yang tersisa.

Tragedi itu tentu saja menjadi kenangan yang menakutkan bagi tentara-tentara Israel, juga para pemimpin politiknya di bawah kepemimpinan PM Benjamin Netanyahu dan Menhan Ehud Barak, tatkala menyaksikan bendera Palestina berkibar-kibar di atas bangunan-bangunan yang hancur di Gaza akibat pemboman Israel akhir-akhir ini.

Para pejuang Palestina jauh dari anggapan tentara Israel di masa lalu tatkala mereka masih bisa mengklaim sebagai "tentara yang tak terkalahkan" dan mengklaim bisa mengalahkan seluruh tentara Arab dengan tentara korps drumband mereka. Yaitu ketika prajurit-prajurit Arab berlarian meninggalkan senjata mereka ketika mendengar deru tank-tank musuh.

Para pejuang Palestina telah menjadi pejuang-pejuang profesional dengan semangat juang tinggi, yang menunggu dengan antusias saat-saat dimana mereka bisa membalaskan dendam mereka kepada para prajurit pengecut Israel yang telah membunuhi anak-anak, istri, orang tua dan saudara mereka. Mereka sangat siap untuk menjadikan Gaza sebagai Stalingrad-nya tentara Israel. Mereka telah belajar banyak dari mentor-mentor mereka, pejuang Hizbollah dan tentara Pengawal Revolusi Iran, tentang strategi mengalahkan Israel dengan perang gerilya. Mereka telah memiliki rudal-rudal anti pesawat, rudal anti kapal hingga roket jarak jauh yang sanggup mencapai seluruh wilayah Israel.

Hingga hari ke-6 Perang Gaza yang saat ini tengah berlangsung, para pejuang Hizbollah telah menembakkan lebih dari 1.700 roket ke Israel, hanya 300 yang diklaim Israel digagalkan oleh sistem pertahanan udara canggih "Iron Dome" yang dipasang Amerika. Laporan-laporan tentang tertembak jatuhnya pesawat F-16 dan rusaknya sebuah kapal perang Israel tentu bukan isapan jempol belaka.


SENJATA IRAN MERUBAH PERMAINAN

Dalam perang Stalingrad, senjata menjadi salah satu faktor penentu kemenangan Rusia atas Jerman, terutama tank T-34. Meski memiliki meriam berkaliber lebih rendah dari tank-tank Jerman, tank Rusia ini memiliki kelebihan dalam hal kelincahan, kekuatan mesin, ketahanan menghadapi tembakan meriam musuh serta akurasi tembakannya. Demikian juga halnya dalam Perang Gaza kali ini.

Menurut pengakuan deputi sekjen kelompok Jihad Islam Ziad al-Nakhala, hampir semua senjata para pejuang Palestina di Gaza berasal dari Iran. Mulai dari peluru hingga rudal.
"Senjata-senjata para pejuang, termasuk yang dimiliki HAMAS, adalah buatan Iran, dari peluru hingga rudal. Bahkan senjata yang dikembangkan oleh para pejuang sendiri berasal dari Iran," kata Nakhala.

Menurut Nakhala hampir seluruh kota Israel kini berada dalam jangkauan roket dan rudal pejuang Palestina yang memaksa para pemimpin Israel membangun bunker-bunker pertahanan.

"Kami sadar bahwa Israel memiliki kekuatan militer untuk melakukan invasi darat ke Gaza, maka silakan mereka mencobanya. Bagi kami, kami tidak pernah takut dan kami telah jauh lebih siap dari sebelumnya," kata Nakhla kepada situs berita Palestina "Paltoday".

Nakhla menambahkan bahwa kelompoknya hanya akan menyetujui gencatan senjata jika Israel menyetujui untuk membuka blokade atas GAza, membuka pintu perlintasan perbatasan di RAfah serta memperlakukan rakyat Palestina dengan hormat dengan tidak melakukan penahanan tanpa alasan jelas.

Namun meski persenjataan para pejuang Palestina berasal dari Iran, Iran sama sekali tidak mendikte perjuangan rakyat Palestina di Gaza.

"Apakah Iran meminta Israel untuk membom Palestina?" tanya Nakhla menanggapi rumor tidak rasional tersebut.

"Terima kasih saudara-saudara kami di Iran atas pengorbanan mereka mengirimkan senjata-senjata ke Gaza untuk mempertahankan rakyat Palestina. Jika bukan karena senjata-senjata mereka senjata-senjata Israel sudah membantai anak-anak kami," tambahnya.

Di antara senjata yang diberikan Iran adalah roket Fajr-5 dan Fajr-3. Keduanya memiliki dimensi yang sama, berat 900 kg dan tinggi 6 meter, serta memiliki hulu ledak seberat 17 kg. Namun Fajr-5 berdaya jangkau lebih jauh yaitu 75 km dibanding Fajr-3 yang hanya 50 km.

Selain itu pejuang Palestina juga memiliki senjata-senjata buatan Rusia seperti roket "Grad", "Katyusha", rudal "107" serta rudal anti-tank "Kornet" yang terbukti efektif mengalahkan tank-tank Isreal dalam Perang Lebanon 2006. Senjata terakhir ini dibuat pertama kali tahun 1988 dan dikembangkan kembali tahun 1994. Selain tank, "Kornet" juga cukup efektif menghadapi pesawat tempur yang terbang rendah dan helikopter dengan jarak tembak hingga 5 km.

Kemajuan persenjataan Palestina lainnya adalah diterapkannya sistem peluncuran roket bawah tanah. Sistem ini memungkinkan para pejuang menyembunyikannya dari sasaran tembakan musuh dan telah digunakan Hizbollah dalam Perang Lebanon 2006.



REF:
"Iranian Arms Change Equation in Battle between Gaza"; almanar.com.lb; 20 November 2012 



PARA LIBERAL IDIOT YG SALAH PERHITUNGAN

(AKTIFIS FEMEN DISERANG AKTIFIS KATHOLIK KONSERVATIF PERANCIS)


Para aktifis "FEMEN", kelompok aktifis wanita dari Ukrania yang terkenal dengan aksi telanjang dada dalam aksi-aksinya, telah salah perhitungan atas militansi para aktifis Katholik Perancis. Bermaksud mengacaukan demonstrasi anti-gay yang dilaksanakan para aktifis Katholik di Paris, hari Minggu (18/11), para aktifis "FEMEN" justru menjadi bulan-bulanan para demonstran. Beruntung polisi segera mengevakuasi mereka ke kantor polisi. Namun tidak urung beberapa aktifis "FEMEN" mengalami luka-luka.

Pada hari Minggu (18/11) sekitar 100.000 orang aktifis Katholik Perancis mengikuti demonstrasi anti-gay yang digerakkan oleh gereja-gereja Katholik Perancis. Mereka menentang rencana undang-undang yang mengesahkan perkawinan sesama jenis yang dianggap mengancam nilai-nilai keluarga dan sosial masyarakat Perancis.

Namun ternyata di tengah-tengah mereka terdapat sekelompok aktifis "FEMEN" yang menyamar dengan sebagai biarawan. Dalam satu komando mereka membuka pakaian mereka hingga menunjukkan dadanya yang terbuka dengan tulisan "in gay we trust". Selain berteriak-teriak menghina kesakralan gereja, mereka juga menyemprotkan cairan putih yang mereka sebut sebagai “Jesus’ semen” alias (ma'af) air mani Jesus.


Biasanya para aktifis Kristen atau Katholik kulit putih di Eropa hanya menghindar dari gangguan seperti itu. Namun kali ini rupanya para aktifis Katholik Perancis telah cukup militan untuk menanggapi provokasi "FEMEN". Mereka menyerang para aktifis "FEMEN" hingga sebagian dari mereka mengalami luka-luka cukup serius.

Para aktifis LGBT (lesbian, gay, beastianity, transgender) yang melindungi para aktifis "FEMEN" itu tidak berdaya menghadapi para demonstran yang marah hingga polisi datang dan menyemprotkan gas air mata untuk membubarkan demonstran. Para aktifis "FEMEN" dan LGBT pun diboyong ke kantor polisi tersekat untuk menyelamatkan mereka dari kemarahan demonstran.

"FEMEN" dalam keterangan resmi yang dimuat dalam situsnya menyebut para penyerang mereka sebagai para "nasionalis religius". Mereka mengancam akan membalas aksi penyerangan itu dengan cara yang "paling kristiani", yaitu "mata dengan mata" dan "gigi dengan gigi". "FEMEN" mengklaim aksi mereka ditujukan untuk "menyebarkan ide-ide masyarakat yang progressif serta kebebasan seksual ke tengah pikiran religius masyarakat".

"FEMEN" terkenal karena aksi-aksi topless mereka. Pada mulanya mereka sering menyerang kebijakan-kebijakan pemerintah atau perusahaan-perusahaan besar. Namun rupanya itu hanya pengalihan saja. Kini mereka lebih banyak menyerang simbol-simbol agama terutama Katholik yang dikenal lebih konservatif.

Dalam kampanyenya Presiden Perancis berulangkali menyatakan rencananya untuk melegalkan perkawinan sesama jenis serta adopsi anak oleh pasangan gay dan lesbian. UU tersebut direncanakan akan disyahkan bulan Januari mendatang.



LIBERAL IDIOT

"FEMEN" sebagaimana kelompok "Pussy Riot" di Rusia, adalah kelompok "liberal idiot" yang didirikan di negara-negara yang dikenal sebagai negeri Katholik yang konservatif. Tujuan mereka adalah menghancurkan nilai-nilai agama dalam masyarakat dan menggantinya dengan nilai-nilai "kebebasan", "demokrasi" dan istilah-istilah omong kosong lainnya.

Sejatinya mereka adalah pion yang digunakan oleh para "penguasa belakang layar" untuk menguasai bangsa Slavia yang banyak terdapat di Rusia dan Eropa Timur. Namun ketika umat Katholik Perancis menunjukkan kebangkitannya, mereka pun beramai-ramai menuju Perancis untuk membendungnya.

Meski pendahulu mereka, orang-orang komunis, telah menghancurkan institusi agama di Rusia dan negara-negara Eropa timur, gerakan agama kembali menguat di Eropa Timur maupun Eropa barat.

Seiring semakin terbukanya informasi global, motif di balik kelompok-kelompok "liberal idiot" itu telah terbuka ke publik. Tidak heran jika mereka mendapat perlawanan keras dari para aktifis Katholik Perancis. Tidak lama lagi keberadaan mereka pun akan terhapus dari Eropa.



Sumber: Russia Today; 19 November 2012

REKOR MURI UNTUK PAK DAHLAN

Berapa waktu yang dibutuhkan sebuah mesin uang untuk mencetak uang senilai Rp 100 triliun jika diasumsikan mesin tersebut memiliki kecepatan cetak sebesar Rp 1 juta/detik? Ternyata mesin tersebut membutuhkan waktu selama 3,17 tahun non-stop.

Dengan kata lain, jika diasumsikan Pak Dahlan Iskan memimpin PLN selama 3,17 tahun non-stop (2009-2011), maka rata-rata ia membocorkan uang PLN senilai Rp 1 juta setiap detiknya. Atau jika satu tarikan nafas membutuhkan waktu 2 detik, maka setiap tarikan nafas beliau membuat PLN bocor sebesar Rp 2 juta. Ini kalau pengakuan beliau bahwa PLN mengalami pemborosan sebesar Rp 100 triliun di bawah kepemimpinan beliau sebagaimana pernah dikatakan beliau kepada media-media massa.

Sepanjang sejarah negeri ini saya tidak pernah mendengar ada satu kasus pemborosan, korupsi, inefisiensi atau istilah-istilah lainnya sebesar kasus kebocoran di PLN di bawah kepemimpinan Pak Dahlan Iskan. Negeri ini pernah dibuat gempar oleh kasus "katabelece" Eddy Tanzil senilai Rp 1 koma sekian triliun atau skandal Bank Century senilai Rp 6,7 triliun yang membuat goncang-gancing negeri ini. Namun Pak Dahlan Iskan masih bisa ketawa-ketiwi saat mengatakan kebocoran PLN sebesar Rp 100 triliun dan pers, penegak hukum dan masyarakat pun diam membisu.

Okey, kasus BLBI memang jauh lebih besar membawa kerugian negara, namun itu "dilakukan" oleh banyak perusahaan dan institusi. Jadi dalam hal ini kita patut memberi penghargaan kepada Pak Dahlan Iskan berupa rekor MURI untuk kategori "pejabat paling boros".


PEJUANG PALESTINA SIAP HADAPI INVASI DARAT ISRAEL

(MENANGKAP PRAJURIT ISRAEL PRIORITAS PEJUANG PALESTINA)


Para pejuang Palestina menyatakan kesiapan menghadapi serangan darat Israel dan menjadikan "menangkap prajurit Isreal" sebagai sasaran utama mereka.

"Abu Ahmad", jubir Brigade Al Quds, sayap militer kelompok pejuang Islam Jihad, kepada situs berita Palestina Paltoday hari Sabtu (17/11) mengatakan bahwa kelompoknya telah menyiapkan beberapa "kejutan" bagi tentara Israel jika mereka melakukan serangan darat. Ia juga mengejek Israel sebagai "negara yang tengah bingung" dan menganggap serangannya terhadap GAza hanya suatu "perang psikologis" untuk melemahkan mental para pejuang Palestina.

"Abu Ahmad" mengingatkan Isreal bahwa seluruh kota dan pangkalan militer Isreal kini berada dalam jangkauan serangan pejuang Gaza. Ia juga menegaskan bahwa kekuatan para pajuang sangat solid dan terpadu dengan satu tujuan mempertahankan rakyat Palestina dari serangan Israel.

"Kami tidak akan membiarkan para zionis hidup nyaman di negeri Palestina yang mereka duduki sejak tahun 1948," kata sang jubir.

 
HIZBOLLAH: SERANGAN DARAT = KEBODOHAN ISRAEL

Sementara itu pemimpin kelompok Hizbollah Lebanon yang merupakan sekutu para pejuang Palestina di Gaza menyebut serangan "wacana" serangan darat Israel atas Gaza sebagai gertak sambal belaka daripada realitas. Sebaliknya Hasan Nasrallah menyebut para pejuang Palestina kini dalam posisi tawar yang lebih tinggi untuk menuntut penghentian blokade Israel atas Gaza.

“Para pejuang Palestina kini memiliki kondisi menguntungkan untuk menuntut dihentikannya blokade Gaza dalam segala bentuknya, serta adanya jaminan internasional untuk mencegah serangan dan pembunuhan-pembunuhan oleh Israel," kata Nasrallah dalam peringatan hari ketiga Ashura di Beirut, Sabtu (17/11).

"Setelah beberapa hari pertempuran, kini telah jelas bahwa para zionis terkejut dengan hasilnya. Mereka keliru saat mengira bisa menghancurkan rudal-rudal para pejuang Palestina saat memulai serangan," kata Nasrallah.

“Sejauh ini para pejuang memiliki kemampuan mengembom Tel Aviv, Jerussalem dan kota-kota lainnya," tambahnya.

"Para pejuang di Gaza memiliki kemampuan dan kemauan, rencana-rencana yang terus berkembang dan kekurangan-kekurangan yang telah terisi untuk menghadapi pengalaman besar berupa pertempuran. Sementara Israel bakal membuat kebodohan jika melakukan serangan darat di Gaza," kata Nasrallah lagi.

Nasrallah mengungkapkan adanya upaya-upaya Israel untuk membujuk komunitas internasional memfasilitasi gencatan senjata dengan pejuang Palestina, hal mana menjadi daya tawar yang tinggi bagi para pejuang Palestina di hadapan Israel.

"Para pejuang tidak pada posisi meminta gencatan senjata karena mereka berada pada posisi yang lebih baik," katanya.

Dalam kesempatan itu Nasrallah juga mengecam lemahnya tekanan negara-negara Arab dan Islam terhadap Israel untuk menghentikan serangan.

"Kami tidak mendengar adanya ancaman pemutusan hubungan atau pembatalan kesepakatan, atau penggunaan minyak sebagai senjata untuk menekan Amerika. Obama bisa menghentikan serangan Israel dengan hanya sekali telepon, namun nyatanya ia justru mendukung serangan Israel. Ini mengindikasikan Obama sama sekali mengabaikan "suara" negara-negara Arab dan Islam," tambah Nasrallah lagi.

"Yang dibutuhkan adalah dukungan nyata sehingga Gaza bisa meraih kemenangan," kata Nasrallah.

Hizbollah menjalin hubungan dekat dengan kelompok-kelompok pejuang Palestina. Bersama-sama Iran dan Syria mereka membentuk blok anti-Isral/Amerika dan menjadi pengimbang dominasi zionisme internasional di kawasan Timur Tengah. Diketahui bahwa Hizbollah banyak memberikan latihan-latihan militer pada para pejuang Palestina, termasuk ketika terjadi Perang Lebanon II tahun 2006 dimana para pejuang Palestina turut berperang di pihak Hizbollah. Hizbollah juga menjadi perantara bagi pengiriman senjata dari Iran dan Syria untuk para pejuang Palestina.

Saat Isral menyerang Gaza tahun 2008, Hizbollah menembakkan beberapa roket ke Israel sebagai bentuk dukungan terhadap para pejuang Palestina.


Sumber: almanar.com.lb; 17-19 November 2012

Sunday, November 18, 2012

RUNTUHNYA CITRA DIRI SI "RAJA KASPO"

Dunia maya Indonesia pernah dimeriahkan dengan "perseteruan" antara pemilik akun Twitter Trio Macan 2000 dengan Menneg BUMN Dahlan Iskan di Tweetland yang berujung pada berhentinya Dahlan Iskan dari aktifitasnya nge-Tweet karena tidak bisa memberikan penjelasan atas apa-apa saja yang dipertanyakan Trio Macan 2000. Di dunia maya Trio Macan selanjutnya menjuluki Dahlan Iskan sebagai "raja kaspo", alias tukang tipu, karena banyak mengumbar janji yang tidak pernah ditepati.

Di luar belasan janji palsu Pak Dahlan sebagaimana dipaparkan Trio Macan 2000, saya ingat dengan satu janji Dahlan Iskan kepada tokoh seniman Pak Raden saat yang bersangkutan terkena masalah dengan hak cipta tokoh "Si Unyil" dan saat itu tengah menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia. Kepada media massa yang selanjutnya disiarkan ke seluruh Indonesia Pak Dahlan menjanjikan akan menyisihkan sebagian penghasilannya setiap bulan sebesar Rp 10 juta untuk diberikan kepada Pak Raden.

Tidak lama setelah itu saya mendengar berita yang mengejutkan saya terkait dengan janji Pak Dahlan tersebut di atas. Ternyata yang terjadi adalah PPFN (Perusahaan Pembuat Film Negara) yang merupakan "binaan" Dahlan Iskan dan yang terlibat dalam sengketa hak cipta dengan Pak Raden, mendapat perintah dari Dahlan untuk memberikan tunjangan sebesar Rp 10 juta. Pak Raden yang mengira uang yang akan diserahkan berasal dari kantong pribadi Pak Dahlan tentu saja menolak setelah mengetahui ternyata uang itu berasal dari PPFN. Apalagi setelah PPFN mengaku kepada Pak Raden bahwa mereka menyerahkan uang karena mendapat perintah dari Pak Dahlan.

Ternyata Pak Dahlan telah membohongi Pak Raden. Tidak hanya itu, ia juga membohongi seluruh rakyat Indonesia yang menyaksikan sendiri janji yang diikrarkan Pak Dahlan. Maka saya tidak keberatan sedikit pun untuk meng-amini Trio Macan dengan menyebut Dahlan Iskan sebagai "raja kaspo".

Saya juga ingat dengan janji listrik gratis yang diwacanakan Pak Dahlan tidak lama setelah ia dilantik sebagai menteri. Jangankan gratis, tarif listrik justru semakin membumbung tinggi di bawah kepemimpinan Dahlan.

Namun rekayasa pencitraan yang dilakukan Dahlan Iskan dan pendukung-pendukungnya rupanya masih mampu menyihir jutaan rakyat Indonesia yang cukup idiot untuk ditipu. Dahlan masih mendapat banyak dukungan di kalangan masyarakat. Hingga akhirnya citra Dahlan Iskan runtuh seketika saat harus memberikan penjelasan tentang skandal inefisiensi (kalau tidak dikatakan mega-korupsi) besar-besaran senilai Rp 100 triliun di hadapan Panja Hulu Listrik DPR-RI hari Selasa (12/11) lalu.

Alih-alih menjelaskan inefisiensi Rp 100 triliun sebagaimana diakuinya sendiri kepada media massa beberapa waktu sebelumnya, Dahlan Iskan tampak seperti badut yang tidak lucu. Gaya "cengengas-cengeges"-nya dan garuk-garuk kepala sembari merebahkan badannya di meja saat memberikan penjelasan, menunjukkan ada masalah psikologis yang sangat serius dalam diri Dahlan Iskan. Tidak heran jika beberapa anggota Dewan memperlakukan Dahlan seperti anak kecil. Seorang anggota dewan perempuan yang layak menjadi anak Dahlan, menegur Dahlan seperti guru menegur muridnya.

Suatu saat Dahlan mencoba menegakkan wibawanya dengan berpura-pura marah setelah dituduh melakukan KKN dengan melibatkan keluarganya dalam bisnis PLN. Saat anggota Komisi VII, Alimin Abdullah mempertanyakan kepemilikan PLTU milik Perusahaan Dahlan Iskan di Kalimantan Timur (Kaltim), Dahlan pun marah-marah.

"Kami punya genset di Kalimantan Timur, begitu? Bapak bisa mempertanggungjawabkan itu?" tantang Dahlan dengan nada suara meninggi dan raut wajah yang tegang menanggapi pernyataan Alimin Abdullah.

Alimin pun tidak mau kalah gertak. Ia mamaparkan bahwa informasi keterlibatan Dahlan dan keluarganya dalam bisnis listrik diperoleh langsung dari pemerintah daerah Kalimantan Timur, termasuk informasi dari gubernurnya langsung.

"Sebenarnya saya tidak mau membuka itu. Tapi kalau bapak minta seperti itu, mari kita buka. Kita tanyakan kepada PLN saat itu, namun PLN menutup diri. Tapi ketika di Pemda, semuanya terbuka tanpa harus kita minta. Dan Gubernur menyatakan iya. Ini kan fakta, ngapain kita tutup-tutupi. Dan saya siap mempertanggung-jawabkannya," tegas Alimin.

Ketika perbedaan pandangan antara Alimin dengan Dahlan tidak juga terpecahkan, Alimin pun menantang balik Dahlan. "Kalau bapak menantang ayo mari. Kita suka juga begitu biar terbuka," kata Alimin.

Akhirnya Ketua Panja, Effendi Simbolon pun menengahi. "Itu jelas saat itu. Dikatakan itu milik pak Dahlan. Dan ketika pak Dahlan menjadi Dirut PLN, PLTU itu kemudian di-upgrade sehingga menjadi untung. Kalau mau detailnya, saya bisa kasih tahu pak," ujar Effendi.

Namun berbeda dengan anggota DPR yang mengetahui detil-detil penyimpangan PLN hingga terjadi inefisiensi, Dahlan justru menghindar untuk menjelaskannya, meski ia pernah menyebutkan nilai inefisiensinya sebesar Rp 100 triliun.

"Saya bukan auditor," kata Dahlan.

Sekali lagi Dahlan menunjukkan ketidakkonsistenan pikiran dengan perkataan yang mengakibatkannya mendapat julukan "raja kaspo".

Terlepas dari itu semua, kebocoran uang negara sebesar Rp 100 triliun merupakan sebuah "skandal super besar". Sekali lagi "skandal super besar" mengingat besarnya nilai kebocoran itu. Saya sudah menghitung bahwa jika seseorang sanggup menabung Rp 100 juta perbulan, maka ia membutuhkan waktu 800 tahun lebih untuk mengumpulkan uang sebesar Rp 1 triliun. Untuk mendapatkan uang sebesar Rp 100 triliun, maka ia harus menabung selama 80.000 tahun.

Kalau pun Pak Dahlan tidak sengaja mengakibatkan kebocoran itu, ia sudah cukup pantas mendapat ganjaran hukuman pidana karena kelalaian. Apalagi jika ia sengaja secara sistematis melakukannya, seperti menjadi supplier pada saat ia menjadi dirut PLN, maka hukumannya sebagaimana fatwa NU baru-baru ini adalah: hukuman mati, disalib, dipotong tangan dan kaki silang menyilang kemudian dibuang ke laut.

Aparat hukum harus menindak lanjuti kasus ini, atau negara ini telah menjadi negara yang gagal total.

PEJUANG PALESTINA TEMBAK JATUH PESAWAT ISRAEL DAN HANTAM KAPAL PERANG

Terima kasih kepada Iran yang telah melengkapi para pejuang Palestina dengan senjata-senjata canggih. Berkat senjata-senjata itu pejuang-pejuang Palestina membuktikan bahwa mereka tidak lagi bisa didikte oleh kekuatan militer Israel. Dalam episode Perang Gaza yang kini tengah berlangsung, para pejuang Palestina berhasil menembak jatuh pesawat tempur dan menembak kapal perang Israel.

Setelah kelompok pejuang Jihad Islam berhasil menembakkan roket buatan Iran "Fajr-5" ke Tel Aviv, kini giliran kelompok Brigade Qassam, sayap militer HAMAS, mengklaim berhasil menembak kapal perang Israel dengan lima roket, Minggu (18/11). Selain itu kelompok ini juga mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat tempur Israel dengan menunjukkan bukti berupa video penembakan. Penembakan pesawat tempur itu terjadi dua hari sebelumnya. Sebelum itu, yaitu hari Kamis (15/11), Brigade Qassam juga berhasil menembak jatuh sebuah pesawat tanpa awak Israel.

Pada hari Kamis para pejuang Palestina berhasil meraih kemajuan signifikan dengan keberhasilannya menembakkan roketnya untuk pertama kalinya ke ibukota Israel Tel Aviv hingga menimbulkan kepanikan hebat di kota itu.

Roket "Fajr-5" yang ditembakkan ke Tel Aviv adalah senjata buatan Iran yang memiliki daya jangkau hingga 100 km. Meski tidak dilengkapi dengan sistem pemandu, keberhasilan senjata ini menghantam Tel Aviv menjadi tonggak baru perjuangan bangsa Palestina, yaitu kini mereka telah memiliki "daya getar" atas musuh-musuhnya. Apalagi dengan keberhasilan mereka menembak jatuh pesawat tempur dan merusak kapal perang Israel. Hampir bisa dipastikan. Sekali lagi hampir bisa dipastikan, Israel akan segera mengakhiri perang demi menghindari kekalahan yang memalukan. Israel adalah bangsa yang lebih takut pada ketakutan menerima kekalahan daripada kekalahan itu sendiri.

Beberapa laporan mengabarkan bahwa Israel telah mengirimkan diplomat-diplomatnya ke Mesir untuk merancang gencatan senjata, meski Israel membantah laporan itu.

Sebaliknya bangsa Palestina, khususnya para pejuang di GAza, kini justru tengah memiliki semangat tempur yang memuncak. Setelah penembakan bom Israel terhadap komandan militer HAMAS Ahmad al-Ja’abari hari Rabu, para pejuang Palestina di Gaza menjawabnya dengan ancaman serangan hebat.

"Pintu neraka telah dibuka," demikian seru para pejuang Palestina.

Belum diketahui senjata yang digunakan para pejuang Palestina untuk menembak jatuh pesawat tempur dan kapal perang Israel. Namun beberapa waktu lalu inteligen Israel memberi laporan bahwa para pejuang Palestina di Gaza telah memiliki kekuatan tempur yang setara dengan kekuatan negara maju.



Sumber: almanar.com.lb